Visi Misi


Visi 

Visi adadalah suatu gambaran yang menantang suatu gambaran masa depan yang diinginkan dengan melihat potensi dan kebutuhan suatu Desa. Penyusunan visi Desa Tanjung Wangi ini dilakukan dengan melakukan pendekatan partisipasif dengan melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan di Desa Tanjung Wangi seperti :

  • Pemerintahan Desa
  • Badan Permusyawaratan Desa ( BPD )
  • Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD )
  • Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, PKK/Tokoh Perempuan
  • Lembaga-lembaga Kemasyarakatan dan Masyarakat pada imimnya.

Pertimbangan kondisi eksternal di Desa seperti satuan kerja wilayah pembangunan di Kecamatan Waway Karya yang mempunyai titik sektor Pertanian, Perkebunan, Perdagangan dan Indutri Rumahan maka berdasarkan pertimbangan diatas Visi Desa Tanjung Wangi adalah :

MEWUJUDKAN MASYARAKAT SEJAHTERA

DENGAN SWASEMBADA PADA SEKTOR

PERTANIAN, PERKEBUNAN DAN PERDAGANGAN TAHUN 2020

 

Misi

Selain penyusunan visi juga ditetapkan misi-misi yang memuat suatu pernyataan yang harus dilaksanakan oleh Desa agar tercapai Visi Desa tersebut. Visi berada diatas Misi dimana pernyataan Visi dijabarkan kedalam Misi agar dapat dioperasionalkan atau dikerjakan. Sebagaimana penyusunan Visi, Misipun dapat penyusunannya menggunakan pendekatan partisipasif dan pertimbangan potensi dan kebutuhan Desa Tanjung Wangi sebagaimana proses yang dilakukan maka Misi Desa Tanjung Wangi adalah :

  1. Menyeleggarakan Pemerintahan yang Trensparan, Akuntabel, Partisipatif dan Responsif.
  2. Membangun Infrastruktur, sarana dan pra sarana Pertanian, Perkebunan dan Industri Rumahan.
  3. Meningkatkan dan memberdayakan peran wanita dan pemuda.
  4. Mendirikan Badan Usaha Milik Desa ( BUMDES )

 

Strategi Pembangunan Desa

Program Desa diawali dengan musyawarah yang dihadiri oleh para tokoh masyarakat, para tokoh agama, para Kepala Dusun, para ketua RT, Pemerintah Desa, Badan Permusyawatan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Desa (LPMD), Perwakilan Perempuan dan Pemuda untuk penggalian gagasan. Dari penggalian gagasan tersebut dapat diketahui permasalahan apa di Desa dan kebutuhan apa yang diperlukan masyarakat sehingga aspirasi seluruh masyarakat bisa tertampung.

BPD sebagai wakil masyarakat perperan aktif dalam penyusunan pembangunan Desa. Pemerintah Desa Bersama BPD merumuskan program Pembangunan Desa, dalam hal ini menyusun pembangunan apa yang sifatnya mendesak dan harus dilakukan dengan segera dalam arti penyusunan skala prioritas. 


TANJUNG WANGI